Thursday, June 01, 2017

Aku Ingin Jatuh Cinta


Cinta? 
Kemanakah engkau? 
Dimanakah engkau? 
Apakah kau pergi meninggalkanku? 
Atau... Kau menungguku pada suatu tempat? 
.
Tak dapat kutemukan
Belum kutemukan
Entah dimanakah cinta itu berada
.
Kucari, kucari dan terus kucari
Waktu bergulir dan hari pun berganti
Sang embun pagi selalu menungguku
Sang rembulan itu menemani kesendirianku
.
Dingin selalu menjadi teman baikku selama ini
Menyatu dengan kalbu yang sepi
Menyelimuti pada setiap tatap mataku
Kegelapan selalu menjadi sahabat terbaikku
.
Diam
Diam
Diam
Dan... Diam
.
Tak ingin kuberkata
Tak ingin ku meminta
Tak ingin pula untukku berteriak
Tak ada suara dalam kelamnya malam
.
Bintang bertaburan melukiskan keindahan malam
Memberikan sejuta impian dan harapan
Namun... Mengapa tak bertemu denganku?
Dimanakah wahai kau cintaku? 
.
Senyum manis
Hal yang kuinginkan untuk mengisi keseharianku
Pemberi nafas dan surga dunia fana ini
Tidak perlu bertebaran, cukup satu
.
Cinta
Aku disini
Temukanlah segera diriku ini
Ku selalu menunggu disini
Tak bergeming, tak melangkah, dan selalu menunggumu tak kenal lelah
.
Cinta
Apakah aku harus terus mencarinya? 
Hingga kapankah? 
Nafasku tak banyak yang tersisa
Tak tahu hingga kapan nafas ini masih bersama ragaku dan langkahku
.
Aku ingin jatuh cinta
Aku
Ingin
Jatuh Cinta
Lagi... 
---
#original 
#010617




Saturday, April 15, 2017

Pukul 4 Pagi



Kadang-kadang kau pikir, lebih mudah mencintai semua orang daripada melupakan satu orang. Jika ada seorang terlanjur menyentuh inti jantungmu, mereka yang datang kemudian hanya akan menemukan kemungkinan-kemungkinan.

Wednesday, March 22, 2017

Apa Kabar?

Pertanyaan yang sederhana namun pastinya akan dilontarkan sebagai kata pembuka awalan sebuah pertemuan.

Apa gerangan yang telah terjadi? Yang pasti setiap kabar adalah sebuah cerita. Entah kabar baik dan tidak baik, seiring dengan ceritaan yang tumpang tindih dalam putaran waktu.

Kabar tentang manusia laman kabar tentang keseharian yang telah terlewati, atau... Kabar akan manusia baru? 

Apapun itu... Kabar yang yang ingin kau dengar? Atau kabar apa yang ingin kau sampaikan pada sang pendengar kabar?

Hai manusia lama, jangan menjauh dan jangan menghilang dariku
Hai manusia baru, mendekat dan mari berkenalan serta bertegur sapa

Pikiran adalah memori terkompleks dalam bentuk yang tak mampu dibuat oleh manusia. Menyimpan segala macam memori akan visual atau non visual yang pernah diterima oleh setiap insan.

Moment menjadi kata kunci dalam benak ini. Tak terjamah namun hanya bisa dinikmati si empunya benak. Mampu diceritakan namun tak akan mampu untuk berbagi rasa. 

Apa kabarmu wahai insan?

Friday, February 24, 2017

Cinta


Cinta itu dihadirkan

Bukan dicari

.

Cinta itu dirasakan

Bukan dipaksakan

.

Cinta itu memberi

Bukan meminta

.

Cinta itu kepercayaan

Bukan dipertanyakan

.

Cinta itu melepaskan

Bukan digenggam

.

Cinta itu tak terbatas

Bukan dibatasi

.

Cinta itu bias

Tak terpegang

Tak berwujud

Tak kasat mata

Tak berbobot

Tapi ada di dalam dada

Dan menghangatkan jiwa

---

#original

#240217

Wednesday, February 22, 2017

Hujan Pagi



Hujan itu air
Air itu hujan
Sekumpulan benda cair berjatuhan dari atap langit menuju pijakan insan di bumi
Berkeliaran tanpa arah mengejar pijakan terendah
.
Menyusup ke sela2 ruang kosong
Seperti kosongnya rongga dalam dada setiap insan
Kosongnya pikiran dapat diisi dengan membaca dan berpikir
Kosongnya isi hati? Siapalah yang mampu mengisinya?
.
Berenang-renang mengarungi kekosongan sela-sela ruang jiwa
Menyatu dalam keinginan akan kehadiran sosok penuh kehangatan
Dinginnya udara sekeliling tak akan terobati tanpa kehadiran sang pujaan hati
Kemanakah engkau sang pujaan hati?
.
Hangatkan yang dingin
Panaskan kebekuan di dalam jiwa
Pecahkan ruang kosong dengan mengisi dalam rajutan asmara
Kukirimkan salam melalui angin di ujung sini, semoga tersampaikan pada si pujaan hati di ujung sana
---
#ranggaKW1
#original
#210217

Wednesday, February 15, 2017

Edisi Valentine







Jangkar Patah

Samudra biru membentang luas
Berisi sekian kali lipat juta kilo air
Mewadahi insan-insan pencari keabadian
Abadi dalam fana

Perahu kecilku bergerak pelan
Terombang-ambing melawan badai
Membelah hembusan tiupan Sang Pencipta
Sesekali tersingkirkan namun tetap melaju

Perahu ini pun mencari dan terus mencari
Dermaga mana yang akan menghentikannya
Kadang hadir dan terlewatkan
Dilewatkan atau dibiarkan

Perahuku berjalan seiring kayuh dayungku
Kedua tangan ini bergantian mengayuhnya
Tanpa ingin kumeminta seorang untuk membantuku
Mengayuh dan mengayuh

Mengayuh untuk apa?
Mengayuh kemana?
Mengayuh demi apa?
Mengayuh demi siapa?

Tak tahu
Tak dimengerti
Tak diyakini
Tak pernah kuketahui

Sang bulat kuning maha megah menerpaku, membakar ragaku
Jutaan tangis Sang Ilahi mengguyur basah aku, seperti ingin menenggelamkan perahu kecilku
Ombak menghempaskanku dan melemparku ke pulau bidadari
Namun, ombak itu pula menarikku ke dalam pusaran air terdalam

Oksigen tanpa batas pernah menyelimuti otak kecilku
Mendegupkan debaran jantung dan memompa aliran darahku kian deras
Menghangatkan ragaku yang lelah diterpa badai
Menambatkan sejenak dengan jangkar yang kuhujam menembus bumi

Pencipta Sang Cakrawala berkata lain dan selalu diam tanpa kata
Jangkarku dipaksa Nya patah
Memutuskan tambatan perahu kecilku
Mendorongku kembali ke laut lepas

Kejamkah Dia?
Mengapa Kau lakukan padaku?
Dan Dia tetap diam
Memberikan kesunyian dalam langit gelap penuh bintang

Perahuku terseret, jangkarku patah
Hanya serpihan yang tersisa
Asaku yang pernah menembus bintang, dipaksa sirna dalam sekejap
Kemanakah bintangku?

Asa yang tertinggal tetap kupegang erat, menemani kayuhan dayung yang kian melemah
Jutaan tangisku bersatu dengan laut, berteman dengan hujan, membasahi setiap tarikan nafasku
Peluh menjadi teman akrabku
Kegetiran menjadi urat nadiku

Pelangi itu pasti ada, aku yakin dan selalu yakin
Kugantungkan ribuan asa dengan perlahan kepada Nya
Memimpikan rembulan hadir kembali
Mendambakan dermaga penuh cinta

Melaju, melajulah perahu kecilku
Biarkan keyakinanku tetap ada tak tergoyahkan
Menelan jutaan kisah yang tersimpan rapat
Mengharap jutaan coretan baru bersama perahu dan dayungku
---
#150217

Friday, January 13, 2017

Selamat Jalan Sahabatku... Bang Mamat


Selamat Jalan Sahabatku...
---
Awal Desember 2015 adalah perkenalanku denganmu
Sosoknya mengundang gelak tawa dan canda
Selalu ada cerita lucu yang tak pernah habis darimu
Selalu ada bahan yang menarik untuk diulas dan dibagikan
.
Tepat pada 12 Desember 2015 adalah perjalanan bersama kita
Menapaki jalan panjang berliku dengan Kebersamaan yang kita genggam di dalam hati
.
Waktu terasa singkat bagiku mengenal dirimu sang sahabat
Jutaan kata dan cerita yang pernah kita pertukaran akan selalu kusimpan  erat
.
Tak ada lagi gelak tawa dan candamu dilain kesempatan
Tak ada lagi pembicaraan akrab sesama sahabat dekat
.
Istirahatlah dengan tenang wahai sang sahabat
Tenangkanlah dirimu meninggalkan dunia fana ini
.
Selamat Jalan Sahabatku
Selamat Tidur Bang Mamat
.
#original
#ranggaKW
#130117



Selamat Jalan Sahabatku...
---
Tak ada kata sempat kau ucapkan
Hanya dapat kulihat senyum terakhirmu
Kau tertidur tenang dan damai
Tidurlah sahabatku
.
Selamat Jalan Sahabatku...
Bang Mamat
.
#original
#ranggaKW
#130117


 Thread: Selamat Jalan Sahabatku... Bang Mamat